
Dalam ajang bergengsi Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) 2024 yang digelar di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda pada tanggal 17-19 September 2024, delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palangkaraya berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan. Empat mahasiswa, yaitu Aly Hidayat, Alvarenza Willyara, Muhammad Rani, dan Naufatti Aufa, tidak hanya sukses menjadi presenter, namun juga berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi. Dengan mengangkat tema besar tentang sirkular ekonomi dan green investment, keempat mahasiswa, yaitu Aly Hidayat, Alvarenza Willyara, Muhammad Rani, dan Naufatti Aufa, berhasil menyita perhatian dewan juri.

Naufatti Aufa, berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yaitu 1st Best Presentation dan 1st Best Slide Presentation. Presentasinya berhasil memukau dewan juri dengan analisis data yang mendalam, argumentasi yang kuat, dan penyampaian materi yang menarik. Kemampuannya dalam merancang slide presentasi yang informatif dan estetis juga turut diapresiasi.

Sementara itu, Aly Hidayat, berhasil meraih penghargaan 1st Best Title Judul penelitiannya dinilai sangat relevan dengan isu-isu terkini dalam bidang ekonomi syariah dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Tidak kalah mengesankan, Muhammad Rani, mahasiswa semester 3, berhasil meraih penghargaan 2nd Best Title dengan judul penelitiannya yang menarik perhatian dewan juri.

Prestasi gemilang yang diraih oleh keempat mahasiswa FEBI IAIN Palangkaraya ini merupakan buah dari proses pembelajaran yang berkualitas di kampus. Mereka telah dibimbing oleh dosen-dosen yang kompeten dan memiliki pengalaman yang luas di bidang ekonomi syariah. Selain itu, dukungan dari pihak kampus juga sangat penting dalam memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik.
Dosen FEBI IAIN Palangkaraya, Dr. Jefry Tarantang, M.H. C.Me, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa-mahasiswanya. “Salah satu mahasiswi febi presenter buaf, terlihat menguasai dan lancar paparan, sebab di febi sendiri dari dekanat, prodi, dan dosen-dosennya sudah membiasakan mahasiswa paparan seperti ini apalagi untuk forum ilmiah internasional tidak akan canggung karena sudah terbiasa. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa FEBI memiliki kualitas yang tidak kalah dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya. Saya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa yang lain untuk terus berprestasi,” ujarnya.